Tampilkan postingan dengan label Info Seputar TingWe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Seputar TingWe. Tampilkan semua postingan

Tetap Keren Dengan Rokok TingWe

Dari hasil survei yang saya lakukan (tanpa disengaja) selama ini... banyak diantara teman-teman saya yang berkeluh kesah ketika harga rokok pabrikan melambung tinggi, tetapi... mereka masih saja egonya tinggi dan merasa gengsi apabila saya tawarkan kepada mereka untuk beralih ke rokok TingWe (melinting rokok sendiri).

Padahal selama ini... ketika saya belum angkat bicara menawarkan kepada teman-teman saya tersebut untuk beralih ke rokok TingWe... mereka telah berkali-kali atau sering ikut mencicipi rokok TingWe racikan saya, dan... jika di hitung-hitung jumlah rokok TingWe yang dicicipinya tersebut lebih dari satu bungkus bahkan bisa dikatakan tidak bisa di hitung lagi jumlahnya, karena... setiap ketemu saya, mereka selalu ikut mencicipi rokok TingWe yang saya bawa ketika berbincang santai di warung kopi dengan mereka.

Jadi... kalau boleh saya simpulkan, bahwa... selama ini banyak orang-orang yang merokok hanya terobsesi oleh adanya iklan merek rokok tertentu yang di lihat dan atau yang di dengarnya, yang akhirnya membuat fanatik buta pada si perokok tersebut terhadap... kardus tempat rokok dan gambar logo atau merek rokok tertentu... bukan merasakan nikmatnya sensasi cita rasa rokok yang dikonsumsinya... yang bisa membantu memunculkan ide dan gagasan yang ditemukan disaat merokok (maaf ini pendapat pribadi saya, terlepas dari pro dan kontra terhadap rokok).

Selain itu, yang sering saya lihat... masih banyak perokok merek pabrikan meskipun egonya tinggi dan merasa malu atau gengsi jika beralih ke rokok TingWe, tetapi jiwa sosialnya sangat miskin, yakni... jika berbagi rokok dengan teman-teman di sekitarnya, mereka masih saja pelit dan merasa ketakutan (mungkin takut tidak bisa beli rokok lagi) untuk berbagi rokok dengan teman-temannya. Bahkan yang sering terjadi dan saya lihat sendiri secara langsung... masih saja ada orang yang menyembunyikan rapat-rapat rokok di sakunya, tetapi... tidak merasa malu mengambil dan menghisap rokok temannya berkali-kali. Inikah buahnya gengsi dan malu... jika masih merasa ketakutan untuk tidak bisa membeli rokok lagi... kenapa harus ego, gengsi atau malu beralih ke rokok TingWe...??!!

Mengapa dan Bagaimana teman-teman saya tersebut tidak mengetahui, bahwa rokok yang saya bawa dan yang sedang dicicipinya berulang kali selama ini adalah Rokok TingWe...??

Hal ini dikarenakan... rokok TingWe yang saya buat tersebut saya racik dengan cita rasa yang mendekati atau mirip dengan rokok DJI SAM SOE (menurut pendapat pribadi saya... dan kata teman-teman saya juga) dan kertas rokoknya saya pakai yang juga mirip atau terlihat seperti kertas rokok DJI SAM SOE... yang kemudian saya masukkan ke dalam TEMPAT ROKOK STAINLESS dan atau tempat rokok DJI SAM SOE yang saya miliki, sehingga... perasaan teman-teman saya tersebut menganggap rokok yang saya konsumsi selama ini adalah rokok pabrikan merek DJI SAM SOE yang bungkusnya dibuang kemudian isinya dimasukkan ke dalam tempat rokok. Jadi... selama ini (sebelum mereka ikut beralih ke rokok TingWe) telah terkecoh hanya dengan melihat penampilan dari luarnya saja, dan saya katakan sekali lagi... meskipun belum tahu kebenarannya dari saya, tetapi... mereka telah berani menyimpulkan bahwa rokok yang saya konsumsi dan yang mereka cicipi selama ini adalah benar-benar rokok pabrikan merek DJI SAM SOE.

Itulah cara yang saya lakukan selama ini... agar tetap berpenampilan keren meskipun rokoknya TingWe...!!

Read more

Ketika Harga Rokok Meroket TingWe Solusinya

Menurut informasi yang saya dengar dari keluhan dan kegelisaan teman-teman di sekitar rumah, disaat berbincang santai di warung kopi... saat ini harga rokok pabrikan kian meroket, dengan kisaran harga ecerannya antara Rp12.500 s/d Rp14.000 per bungkus dengan isi 12 batang. Dan pastinya harga ini tidak akan turun lantaran pemerintah selalu menaikkan cukai, bahkan pada Tahun depan 2016 ada kabar Cukai Rokok bakalan naik lagi, sehingga... akan berdampak pada harga rokok pabrikan yang akan semakin melambung tinggi harganya.

Dari informasi yang saya dengarkan tersebut diatas... saya terdiam dan berkata dalam hati... ternyata masih banyak orang-orang termasuk teman saya tersebut yang belum tahu cara mensiasati agar tetap bisa merokok dengan BIAYA MURAH dan dengan CITA RASA rokok sesuai yang di inginkan. Seandainya mereka tahu, bahwa... besarnya harga pembelian rokok tersebut di atas bila ditambah sedikit lagi menjadi sejumlah Rp 16.000,- maka sudah bisa untuk membeli 1 (satu) Bungkus Tembakau TingWe ANEKA RASA... yang bisa dibuat Rokok TingWe sebanyak 5 (lima) Bungkus dengan isi yang sama, yakni 12 batang per Bungkus-nya... seperti yang selama ini saya lakukan.

Setelah saya jelaskan cara saya merokok selama ini... yang dianggap oleh teman-teman saya tersebut, bahwa... rokok yang selama ini saya tempatkan di kotak rokok dianggapnya rokok pabrikan merek DJI SAM SOE ternyata hanyalah rokok TingWe, meskipun mereka berkali-kali ikut mengkonsumsinya... esok harinya ada teman yang datang ke rumah saya untuk membeli (jw: nempel) persediaan ALAT CETAK ROKOK dan perlengkapan TingWe serta Tembakau yang saya racik dan yang saya konsumsi selama ini (meskipun tidak semua teman saya yang telah saya jelaskan tersebut diatas... ikut beralih ke rokok TingWe dikarenakan rasa gengsinya yang masih tinggi dan fanatik pada merek rokok pabrikan, padahal finansialnya dibawah rata-rata... dan itu adalah hak mereka yang harus tetap dihargai).

Sebenarnya saya sendiri sampai dengan saat ini tidak merasakan dampak apapun dari kenaikan harga rokok pabrikan yang di konsumsi teman-teman saya tersebut... semenjak saya senang melakukan uji coba meracik ANEKA RASA rokok TingWe (melinting dhewe) yang cita rasa-nya mirip dengan rokok pabrikan.

Rokok TingWe hasil uji coba meracik sendiri yang saya konsumsi selama ini, antara lain... TingWe yang cita rasa-nya mendekati rasa rokok DJI SAM SOE (menurut pendapat pribadi saya) dan ada sebagian (secara terpisah) rokok TingWe yang saya buat tersebut saya tambahkan juga aroma CHOCOLATE atau  STRAWBERY atau aroma lainnya sesuai yang saya inginkan, sehingga setiap harinya saya mengkonsumsi rokok TingWe rasa mirip DJI SAM SOE tanpa tambahan aroma, dan pada saat yang sama... saya-pun bisa mengkonsumsi secara bergantian rokok TingWe rasa mirip DJI SAM SOE yang telah saya tambahkan aroma STRAWBERRY, CHOCOLATE, dll.

Selain itu saya-pun mencoba berkreasi meracik rokok TingWe aneka rasa lainnya, misalnya... rasa SURYA, MILD, MENTOL, dll, dengan saya beri aroma juga yang saya sesuaikan dengan selera yang saya inginkan..

Bagi siapapun Anda, khususnya para pecinta ROKOK KRETEK dan atau ROKOK TINGWE yang saat ini sedang resah dan gelisa memikirkan semakin melambungnya kenaikan harga rokok pabrikan, dan... ingin mengikuti cara saya merokok dengan Rokok TingWe ANEKA RASA, tetapi... kesulitan mendapatkan bahan-bahan perlengkapan TingWe yang Anda butuhkan... silahkan mampir ke rumah saya, jika kebetulan Anda melintas di daerah tempat tinggal saya (yang saat ini menjadi Toko Tembakau dan Perlengkapan TingWe), dengan alamat tersebut di bawah ini :

TOKO TEMBAKAU & PERLENGKAPAN ROKOK TINGWE

Jl. Padmosusastro 102-B Surabaya 60241
Call : 0878 5508 1688  -  0851 0235 1667

Teapi mohon maaf... karena usaha sampingan ini untuk saat ini masih bersifat sebagai HIBURAN di rumah yang menghasilkan ARUS KAS TAMBAHAN (selain untuk konsumsi sendiri juga melayani teman-teman), sehingga... untuk stock Tembakau TingWe ANEKA RASA yang tersedia di Toko... tergantung persediaan stock yang ada di Etalase, karena... untuk sementara Tembakau TingWe racikan ANEKA RASA tersebut BELUM saya buat dalam jumlah banyak, dan... TIDAK SAYA JUAL BEBAS DI PASARAN, misalnya... ke Toko, Warung, dll (Hanya untuk konsumsi sendiri dan hanya dijual di rumah... meskipun ada keinginan di jual via OnLine yang untuk sementara saya tunda dulu), kecuali... jika ada yang berminat pesan / order Tembakau Racikan tersebut dalam jumlah agak banyak (sesuai kesepakatan) untuk DI JUAL lagi di daerahnya (TANPA MEREK) dengan cita rasa dan aroma sesuai yang dikehendaki pemesan... baru kemudian saya membuatkan-nya.

Silahkan menghubungi saya di No.Hp. 0878 5508 1688 atau silahkan DATANG LANGSUNG ke tempat saya di alamat yang tertera dengan sangat jelas di halaman WebBlog ini, jika Anda membutuhkan Tembakau TingWe ANEKA RASA racikan saya tersebut (HARGA GROSIRAN : NEGO).

PENTING UNTUK ANDA KETAHUI, bahwa... untuk meracik Tembakau TingWe ANEKA RASA tersebut, saya membutuhkan waktu antara 2 (dua) s/d 3 (tiga) Hari untuk proses pembuatan dan belanja bahan bakunya... belum termasuk lamanya pengiriman di perjalanan, jika pemesan minta di kirim sampai ke alamatnya. Jadi... kepada para Pemesan dimohon hal ini benar-benar difahami dan mau bersabar tentunya... sebelum Anda memutuskan melakukan order barang di tempat saya...!!

Semoga postingan ini bermanfaat bagi yang membacanya.

Read more

Perbandingan Pengeluaran

Saya adalah tipe perokok berat yang mengkonsumsi rokok Dji Sam Soe rata-rata per Harinya antara 2 s/d 4 bungkus (termasuk yang saya suguhkan kepada tamu atau teman saya), Jenis rokok Dji Sam Soe yang saya beli umumnya yang berisi 16 Batang dengan harga : Rp 16.000,- per Bungkusnya, sedangkan jenis rokok Dji Sam Soe lainnya... saya beli hanya sebatas untuk koleksi saja. Dengan asumsi perhitungan 2 Bungkus per Hari selama 30 Hari (1 Bulan), maka... pengeluaran yang harus saya keluarkan setiap Bulannya untuk biaya beli rokok Dji Sam Soe tersebut, seminim-minimnya sebesar : ( Rp 16.000,-  x  2 )  x  30  Hari  =  Rp 960.000,-

Tetapi... semenjak saya mengenal rokok TingWe, maka... tanpa saya sadari terjadi penghematan yang sangat signifikan terhadap pengeluaran untuk biaya pembelian rokok yang saya konsumsi setiap Bulannya, seperti yang saya rangkum berikut dibawah ini :


PERBANDINGAN BIAYA PENGELUARAN KONSUMSI ROKOK


ROKOK 234 DJI SAM SOE

Per HARI : 2 Bungkus x 16 Batang = 32 Batang.

Per BULAN: 32 Batang x 30 Hari = 960 Batang.

TOTAL PENGELUARAN per BULAN :

( Rp 16.000,-  x  2 )  x  30  Hari  =  Rp 960.000,-


ROKOK TING WE

1 Bungkus Tembakau TingWe seharga : Rp 16.000,-  bisa saya buat menjadi rokok sebanyak 50 s/d 100 Batang ( untuk perhitungan, saya menggunakan 50 Batang ).

per BULAN :  960  :  50 Batang  =  + 19 Bungkus Tembakau LinWe.

Jadi... Pengeluaran Belanja Tembakau TingWe per BULAN :

19 Bungkus  x  Rp 16.000,-  =  Rp 304.000,-

PENGHEMATAN PENGELUARAN BELANJA ROKOK :

Rp 960.000,- - Rp 304.000,- = Rp 656.000,- ( minimal HEMAT )

Read more

Usaha Sampingan di Rumah

Blog Mbah Ko LinWe ini hanyalah WebBlog Pribadi yang saya buat dan atau saya kelolah hanya sebagai BLOG HIBURAN PRIBADI di saat senggang untuk menginformasikan hal-hal yang berkaitan dengan informasi seputar rokok, khususnya... rokok TingWe / LinWe (Rokok Linting Dewe / Melinting Rokok Sendiri).

Selain itu Mbah Ko LinWe hadir untuk menjembatani para Pecinta Rokok TingWe/LinWe yang tinggal di Kota Surabaya dan sekitarnya (khususnya di daerah PAKIS WETAN) yang selama ini kesulitan mendapatkan berbagai perlengkapan TingWe yang di butuhkan, maka... Anda bisa datang langsung ke Toko saya untuk membeli produk yang Anda butuhkan tersebut.

Sebenarnya ada keinginan saya untuk bisa melayani penjualan secara OnLine, tetapi... dikarenakan kesibukan saya lainya dan kurangnya pengalaman saya di bidang pelayanan penjualan via OnLine, maka... untuk sementara saya tunda dulu.

Toko yang saya dirikan untuk menjual aneka produk perlengkapan TingWe ini hanyalah USAHA SAMPINGAN di rumah... untuk menambah ARUS KAS BARU bagi keluarga dan untuk pengelolaan Toko tersebut saya serahkan pada istri saya.

KISAH AWAL MULA BERJUALAN PERLENGKAPAN TINGWE

Suatu ketika saya bertemu teman yang saat itu sedang berkunjung ke rumah saya... dan singkat ceritanya... teman saya tersebut mengeluh tentang harga rokok yang selalu naik setiap bulannya. Ketika teman saya tersebut melihat saya tersenyum di saat mendengarkan keluhannya tersebut, dia langsung bertanya kepada saya... kenapa kamu khok malah tersenyum ketika mendengar keluh kesah saya tentang harga rokok tersebut...????

Tanpa banyak bicara... saya langsung menyodorkan kepada teman saya... rokok TingWe yang selama ini saya konsumsi dan dikiranya rokok Dji Sam Soe oleh teman saya tersebut (karena bentuk penampakannya maupun rasanya memang mirip seperti rokok Dji Sam Soe). Ketika teman saya sedang menikmati rokok TingWe yang saya berikan kepadanya tersebut... barulah saya menjelaskan dan saya-pun berkata kepadanya... itulah bedanya kamu dengan saya dalam hal... cara cerdas merokok yang hemat dan tetap dengan cita rasa rokok yang nikmat sesuai selera kita.

Singkat cerita... akhirnya teman saya tersebut mengganti biaya pembelian perlengkapan TingWe yang saya miliki dan kebetulan saat itu saya membeli 2 (dua) sebagai serep atau cadangan, jika sewaktu-waktu ada kerusakan. Dan sejak peristiwa itulah akhirnya saya mencoba untuk membuka usaha sampingan berjualan perlengkapan TingWe di rumah... yang pengelolaannya saya serahkan pada istri saya.

KEUNTUNGAN BERJUALAN PERLENGKAPAN TINGWE

Dari keuntungan hasil berjualan perlengkapan TingWe tersebut...awalnya hanya bisa membantu subsidi biaya pengeluaran untuk keperluan konsumsi rokok saya, sehingga saya bisa merokok secara GRATIS, tetapi... lambat laun (sampai sekarang) bisa menghasilkan ARUS KAS BARU bagi saya sekeluarga.

Kisah ini sengaja saya tayangkan di WebBlog ini dengan harapan... mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi siapapun yang ingin meniru CARA MEROKOK YANG CERDAS DAN HEMAT (meskipun ada sebagian orang berpendapat yang tetap saya hargai, yakni... sebaiknya tidak merokok) dan atau bisa menginspirasi dan solusi bagi Anda yang ingin meniru berjualan perlengkapan TingWe sebagai USAHA SAMPINGAN seperti yang telah saya jalani sampai dengan saat ini.

Agar tidak terlalu panjang dan menjemukan membaca postingan ini, maka... saya cukupkan sekian dulu informasi dari saya untuk mengawali postingan perdana di WebBlog ini, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi pembacanya... kurang lebihnya mohon dimaafkan dan dimaklumi.

Read more